MAN 1 MOJOKERTO

Bimtek KKMA Kabupaten Mojokerto di MAN 1 Mojokerto: Menguatkan Kompetensi Guru, Meneguhkan Harapan Pendidikan Madrasah

Kab. Mojokerto, Jatim (MAN 1 Mojokerto) – MAN 1 Mojokerto kembali menjadi pusat kegiatan strategis pendidikan madrasah. Pada Selasa, 21 April 2026, Aula Lantai 2 MAN 1 Mojokerto dipenuhi semangat pengabdian dan tekad bersama dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi, Profesionalitas, dan Kesejahteraan Guru se-KKMA Kabupaten Mojokerto. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri lebih dari 60 operator madrasah serta 10 Ketua KKMA se-Kabupaten Mojokerto. Kehadiran para peserta menjadi bukti nyata bahwa kemajuan madrasah selalu bertumpu pada kolaborasi, pembelajaran, dan komitmen bersama.

Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan penuh makna. Seluruh peserta berdiri tegap menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars Kementerian Agama. Lantunan lagu tersebut menggema di ruangan, menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam dunia pendidikan. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, sambutan, serta rangkaian materi yang disambut antusias oleh seluruh peserta.

Sambutan pertama disampaikan oleh Dr. Masruchan, S.Ag., M.Pd.I., selaku Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia madrasah merupakan kebutuhan mendesak di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis. Guru madrasah, menurut beliau, bukan hanya pendidik di ruang kelas, tetapi juga pembimbing karakter, penjaga nilai-nilai moral, serta penggerak masa depan generasi bangsa.

“Madrasah akan terus maju jika guru-gurunya terus belajar, berkembang, dan mendapatkan dukungan yang layak,” pesan beliau yang disambut penuh perhatian oleh peserta.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Najib Kusnanto, S.Ag., M.Si., selaku Ketua Tim Guru Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Kehadiran beliau membawa energi baru sekaligus wawasan luas mengenai pengembangan kompetensi guru, penguatan profesionalisme, dan arah kebijakan strategis pendidikan madrasah ke depan. Materi yang disampaikan membuka cakrawala peserta bahwa guru masa kini dituntut adaptif, inovatif, dan terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.

Sesi berikutnya disampaikan oleh Ibu Dewi dari Tim Guru Bidang Pendma Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara rinci tentang pembaruan sistem EMIS-GTK, khususnya terkait tunjangan insentif bagi guru Non-ASN. Penjelasan tersebut menjadi bagian yang sangat dinantikan peserta, sebab berkaitan langsung dengan tertib administrasi sekaligus kesejahteraan guru. Banyak peserta tampak aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan besarnya perhatian terhadap upaya peningkatan layanan bagi tenaga pendidik madrasah.

Lebih dari sekadar forum teknis, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi dan penguatan sinergi antar madrasah se-Kabupaten Mojokerto. Di tengah dinamika dunia pendidikan, kebersamaan seperti inilah yang menjadi fondasi penting untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, serta menyusun langkah bersama menuju madrasah yang unggul dan berdaya saing.

Bimtek ini meninggalkan pesan mendalam bahwa guru adalah jantung pendidikan. Ketika kompetensi ditingkatkan, profesionalitas dikuatkan, dan kesejahteraan diperhatikan, maka sesungguhnya masa depan generasi bangsa sedang dibangun dengan penuh kesungguhan. Dari Aula MAN 1 Mojokerto, semangat itu tumbuh dan menyala, menjadi harapan besar bagi kemajuan madrasah hari ini dan esok. (bin)

Go Winner

Hubungi kami

Email : man1mojokerto@gmail.com
Telp : 0321-591253