MAN 1 MOJOKERTO

Mahasiswa PLP Biologi UNESA 2026 Ciptakan Poster Interaktif Digital untuk Memudahkan Pembelajaran Siklus Biogeokimia di MAN 1 Mojokerto

Kab. Mojokerto, Jatim (MAN 1 Mojokerto) – Materi siklus biogeokimia kerap menjadi salah satu topik Biologi yang dianggap cukup menantang oleh siswa. Beragam proses dalam daur karbon, nitrogen, fosfor, sulfur, dan air yang biasanya disajikan dalam bentuk bagan kompleks sering kali membuat peserta didik kesulitan memahami keterkaitan antarproses. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Biologi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menghadirkan inovasi berupa Poster Interaktif Digital Berbasis Website untuk membantu siswa kelas X MAN 1 Mojokerto memahami materi secara lebih mudah, menarik, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital.

Inovasi ini lahir dari hasil observasi selama pelaksanaan PLP di MAN 1 Mojokerto. Tim mahasiswa menemukan bahwa sebagian siswa kelas X masih mengalami kesulitan memahami urutan proses dalam siklus biogeokimia. Meskipun materi telah tersedia dalam buku ajar maupun presentasi, visualisasi yang kurang menarik membuat siswa belum optimal dalam menghubungkan setiap tahapan siklus.

“Ketika mengamati proses pembelajaran di kelas, kami menemukan bahwa beberapa siswa masih bingung memahami alur siklus karena tampilannya hanya berupa bagan dan kotak-kotak yang terlihat rumit. Dari situ kami berpikir, bagaimana jika konsep tersebut divisualisasikan dengan gambar yang lebih menarik dan diberi penomoran yang runtut sehingga lebih mudah dipahami,” ujar Tanisa, salah satu penggagas inovasi tersebut.

Poster yang dikembangkan menampilkan ilustrasi yang lebih hidup, penggunaan warna yang menarik, karakter pendukung, serta penomoran langkah demi langkah. Penyajian tersebut membantu siswa mengikuti proses siklus secara sistematis. Materi yang sebelumnya tampak kompleks disederhanakan menjadi lebih komunikatif tanpa mengurangi substansi konsep yang harus dipahami.

Media ini memuat berbagai materi siklus biogeokimia, antara lain daur karbon, daur nitrogen, daur air, daur fosfor, dan daur sulfur. Pengembangan media tidak berhenti pada desain visual. Tim mahasiswa kemudian mengembangkan poster menjadi media digital yang dapat diakses melalui website sehingga memungkinkan siswa berinteraksi secara mandiri dengan materi pembelajaran.

poster

Poster Interaktif Digital Berbasis Website tersebut dapat diakses melalui tautan berikut: https://view.genially.com/6a029656748c1602c3c2b445

“Kami ingin siswa tidak hanya melihat poster secara pasif. Karena itu kami menyarankan agar poster dibuat dalam bentuk digital yang bisa diakses melalui website. Dengan begitu siswa dapat mengklik bagian-bagian tertentu untuk mendapatkan informasi tambahan sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan,” ungkap Hana.

Khilda menambahkan bahwa kedekatan generasi saat ini dengan teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan motivasi belajar. “Siswa generasi sekarang sangat dekat dengan teknologi digital. Ketika mereka dapat mengeksplorasi materi sendiri melalui media yang interaktif, proses belajar menjadi lebih menarik dibandingkan hanya melihat gambar statis,” jelasnya.

Proses pengembangan media kemudian mendapat dukungan penuh dari Reyvano dan Laily, yang berperan dalam merancang konsep desain awal poster. Mereka menyesuaikan tampilan media dengan karakteristik peserta didik MAN 1 Mojokerto yang menyukai desain berwarna, elemen visual lucu, dan tampilan yang variatif. “Kami berusaha membuat desain yang dekat dengan karakter siswa. Karena siswa lebih tertarik pada tampilan visual yang tidak monoton, kami memilih elemen-elemen yang lebih segar, ilustratif, dan mudah diingat,” tutur Reyvano.

Laily menambahkan bahwa tampilan media yang menarik dapat menjadi pintu masuk untuk membangun minat belajar siswa terhadap materi yang cukup kompleks. “Kalau siswa sudah tertarik melihat medianya, maka peluang mereka untuk memahami isi materi juga akan semakin besar,” ujarnya.

Dalam proses pengembangan, Tanisa bersama Hana bertanggung jawab mengolah materi agar sesuai dengan tujuan pembelajaran, sementara Khilda membantu merealisasikan desain menjadi Poster Interaktif Digital berbasis website yang dapat diakses secara daring. Seluruh anggota tim PLP Biologi turut terlibat dalam penyusunan materi, penyempurnaan tampilan, serta pelaksanaan implementasi di kelas.

plp

Media pembelajaran tersebut kemudian diimplementasikan pada siswa kelas X MAN 1 Mojokerto. Selama proses pembelajaran berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka lebih mudah mengikuti alur siklus yang ditampilkan melalui penomoran tahapan dan visualisasi yang jelas. Interaksi siswa dengan media digital juga menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan.

Keberhasilan pengembangan media ini tidak terlepas dari bimbingan guru pamong, Bu Henik, yang senantiasa memberikan arahan, masukan, serta pendampingan dalam setiap tahap pengembangan, mulai dari perencanaan hingga implementasi di kelas. Kolaborasi antara mahasiswa dan guru pamong menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Melalui inovasi Poster Interaktif Digital berbasis website ini, mahasiswa PLP Biologi UNESA membuktikan bahwa permasalahan pembelajaran dapat direspons melalui kreativitas, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi pendidikan. Inovasi tersebut tidak hanya menghadirkan alternatif media pembelajaran yang menarik, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung transformasi pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.

Dengan semangat kolaboratif dan inovatif, mahasiswa PLP Biologi UNESA berharap media yang telah dikembangkan dapat menjadi inspirasi bagi guru maupun calon pendidik untuk terus menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan generasi digital masa kini. (plp/bin)

Go Winner

Hubungi kami

Email : man1mojokerto@gmail.com
Telp : 0321-591253